Pakar: Erupsi Gunung Anak Krakatau Tak Otomatis Picu Tsunami

Binti Mufarida
Gunung Anak Krakatau (dok. ESDM/PVMBG)

Sementara itu, masyarakat, wisatawan dan nelayan diminta menghindari seluruh aktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi Gunung Anak Krakatau. Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 1 kilometer dari pulau baru di sektor barat laut dan tenggara Anak Krakatau.

Potensi bahaya yang perlu diwaspadai meliputi lontaran material pijar, hujan abu lebat, aliran lava, serta kemungkinan erupsi sekunder akibat interaksi material panas dengan air laut maupun air hujan.

Daryono berpesan agar masyarakat tidak panik, tidak mendekati kawasan berbahaya, tidak mudah percaya informasi yang tidak jelas sumbernya, serta selalu mengikuti perkembangan resmi dari PVMBG Badan Geologi dan arahan BPBD.

"Peningkatan status gunung api bukan berarti bencana besar pasti akan terjadi. Status siaga merupakan dasar utk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan tindakan pencegahan sebelum risiko berkembang menjadi bencana," ujarnya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
1 hari lalu

Gunung Anak Krakatau 2 Kali Erupsi Sore Ini, Warga Dilarang Dekati Zona Bahaya

17 hari lalu

Breaking News: Jasad Pria di Pulau Enggano Dipastikan Surakhman, Kru Kapal Rombongan Jurnalis Hilang

19 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Turun Status Jadi Waspada, Warga Tetap Diminta Tak Mendekat

19 hari lalu

Muncul Fenomena Kawah Telur Ceplok usai Anak Krakatau Erupsi, Ini Penjelasan Pakar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal