Pakar Yakin Jokowi Tak akan Lengser sebelum 20 Oktober meski Demo Marak Terjadi

Agung Bakti Sarasa
Pakar hukum tata negara Andi Asrun meyakini Presiden Jokowi tak akan lengser sebelum 20 Oktober 2024 meski demo marak terjadi. (Foto: Official iNews/YouTube)

"Kemudian Gus Dur, dia bubarkan DPR, dia bikin malu segala macam kemudian diberhentikan, ini ada mekanismenya," tambahnya.

Berbeda dengan Soeharto, kata Andi, Presiden kedua RI ini dilengserkan buntut dari rentetan kasus yang ada pada zamannya.

"Kalau Pak Harto memang ini akumulasi, krisis ekonomi, tertembaknya empat orang mahasiswa Trisakti itu. Yang riil cuman satu, dua (Soekarno dan Gus Dur) ini melalui mekanisme kenegaraan walaupun didahului dengan demo-demo," tuturnya.

Andi memandang, dibandingkan dengan melengserkan Jokowi, akan lebih baik jika fokus untuk menghadapi Pilkada 2024 yang tak lama lagi akan berlangsung.

"Saya kira yang lebih rasional bagaimana kita menghadapi Pilkada aja dah, gak usah bicara terlalu jauh dan tidak masuk akal," tandasnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
2 hari lalu

Jokowi Dapat Pedang Naga Liman di Cirebon, Balas Hadiah Sepeda untuk Anak Ujang Busthomi

3 hari lalu

Jokowi Kunjungi Padepokan Anti-Galau Ujang Busthomi, Jalan Kaki 1 Km Sapa Warga Cirebon

4 hari lalu

Roy Suryo Tantang Jokowi ke Sidang Ijazah: Harus Datang Sendiri, Tak Boleh Lewat Zoom

4 hari lalu

Bonatua Sebut Ijazah Jokowi Bisa Dibatalkan jika Proses Studinya Bermasalah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal