“Pemerintah Indonesia sudah sepantasnya mendesak semua organisasi internasional terkait untuk melindungi rakyat Palestina. Kita tidak bisa hanya berhenti pada retorika. Harus ada aksi nyata," ucapnya.
Kedua, kata dia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia semestinya dapat mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Palestina. Bantuan bisa dalam bentuk obat dan alat-alat kesehatan.
“Obat dan alkes pasti dibutuhkan. Apalagi, saat ini situasi pandemi. Belum tentu semua negara memikirkan mereka. Kitalah semestinya yang berinisiatif. Bantuan seperti ini jauh lebih efektif dalam jangka pendek dibandingkan diplomasi yang kadang membutuhkan waktu yang cukup lama,” katanya.
Menurutnya, langkah konkret ketiga, masyarakat Indonesia dapat mengumpulkan bantuan pangan dan sandang bagi warga Palestina. “Kita tidak bisa membiarkan warga Palestina dikepung sedemikian rupa tanpa ada bantuan pangan dan sandang yang memadai. Kita bisa berkontribusi dari sisi ini," ucapnya.