JAKARTA, iNews.id - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ulil Abshar Abdalla merespons pelaporan komika Pandji Pragiwaksono ke Polda Metro Jaya. Ulil menyebut, masyarakat Indonesia justru membutuhkan lebih banyak tawa, bukan kriminalisasi terhadap komedian.
“Kita butuh banyak ketawa di negeri ini. Kasihan kalau komedian yang bikin banyak orang tertawa harus dilaporkan ke aparat hukum. Humor adalah koentji,” kata Ulil dikutip dari laman resmi PBNU, Jumat (9/1/2026).
Ulil menegaskan, Angkatan Muda NU bukan bagian dari PBNU. Menurutnya, di lingkungan PBNU tidak terdapat lembaga, badan otonom, maupun perkumpulan yang bernama Angkatan Muda NU.
“Kalau representasi PBNU jelas tidak,” ujar Gus Ulil.
Dia menjelaskan, sejak lama banyak kelompok atau individu yang melakukan aktivitas dengan mengatasnamakan NU. Hal itu, kata dia, tidak terlepas dari karakter NU sebagai organisasi besar yang bersifat terbuka.
“Sejak dulu kan banyak orang bikin ini itu atas nama NU. Karena NU itu sifatnya terbuka, ya memang siapa saja bisa bikin lembaga atas nama NU,” katanya.