Panglima TNI Ungkap KKB Ingin Barter Pilot Susi Air dengan Senjata: Tujuan Utamanya Begitu

riana rizkia
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengungkap kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua masih berkeinginan menukar sanderanya yakni pilot Susi Air Kapten Philips Mark Marthens dengan sejumlah amunisi dan senjata api. (Foto: Istimewa)

Terlebih, (Pj) Bupati Nduga Namia Gwijangge juga telah memintanya untuk bersabar menunggu hasil negosiasi yang dilakukan pemerintah daerah. Bahkan, Namia Gwijangge juga meminta supaya Panglima TNI tidak menggunakan cara militer dalam proses penyelamatan pilot asal Selandia Baru tersebut karena dapat membahayakan masyarakat sipil. 

"Ini berdasarkan dari tokoh masyarakat maupun Bupati Nduga yang selalu mengerem saya, meminta saya untuk sabar dulu pak sabar, saya akan usahakan (negosiasi). Karena nanti dampaknya ini bukan apa namanya, dampaknya akan lebih besar lagi, kerugiannya akan lebih berdampak besar kerugiannya oleh masyarakat kita," ucapnya. 

Diketahui, selama masa pencarian, KKB sempat memberitahu kondisi pilot Susi Air baik-baik saja. Hal tersebut terlihat dari foto dan video yang mereka sebarluaskan. Namun, kelompok tersebut mengancam akan membahayakan Kapten Philips jika pemerintah berani menyerang mereka.

Bahkan kelompok penyandera sempat ingin membebaskan Kapten Philips dengan negoisasi yakni meminta agar Philips ditukar dengan sejumlah amunisi dan senjata api. Hal tersebut diungkap Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri di Timika, Kamis 23 Februari 2023.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Buletin
17 jam lalu

Panglima TNI Terbitkan 7 Instruksi Strategis Terkait Status Siaga 1 Prajurit

Nasional
2 hari lalu

Panglima Perintahkan TNI Siaga 1, Kapuspen: Lindungi Bangsa dari Ancaman

Nasional
2 hari lalu

Panglima Jenderal Agus Subiyanto Terbitkan Telegram, Perintahkan TNI Siaga 1

Nasional
2 hari lalu

Panglima TNI Ingatkan Ancaman Perang Hibrida di HUT Kostrad ke-65

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal