Agus menegaskan, seluruh prajurit aktif yang maju di Pilkada 2024 telah mengundurkan diri. Salah satunya Brigjen Simon Petrus Kamlasi yang maju sebagai Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dia memastikan, prajurit TNI aktif tidak boleh terlibat politik praktis. Oleh karena itu, siapa pun yang ingin maju dalam pilkada harus mundur dari dinas militer.
"Sudah, sudah (mengundurkan diri), karena kan kalau prajurit aktif kan nggak boleh ikut politik praktis," kata Agus.