Yudo menjelaskan, jika pesawat Susi Air telah dilarang terbang ke Distrik Paro, namun tetap memaksa. Pasalnya wilayah tersebut sedikit personel gabungan TNI-Polri.
"Sebenarnya dari awal udah kita larang waktu itu untuk melaksanakan terbang ternyata mereka memaksakan. Ternyata daerah situ banyak rawannya karena memang aparat TNI-Polri di situ sangat kecil," katanya.