“Dan itu, kami terus terang menyimpannya tidak terkoneksi dengan internet. Jadi kalau ada yang mengatakan akan mengakses itu tidak mungkin. Dan kami memiliki integritas untuk itu,” katanya.
Sebelumnya, Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2025 menerima laporan dugaan kecurangan di hari pertama dan kedua pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT). Tercatat, total 14 kecurangan telah terjadi.
Eduart merinci, kecurangan di hari pertama, Rabu (23/4/2025) tercatat 9 kasus. Kemudian, 5 kasus terjadi pada hari kedua Kamis, (24/4/2025).
"Kalau kita melihat teman-teman sekalian, bahwasanya kasus kecurangan itu terjadi sejak tanggal 23 April ada 9 kasus yang tercatat. 24 April ada 5 kasus. Memang ini sedikit," ucap Eduart saat jumpa pers secara daring, Jumat (25/4/2025).
Eduart mengungkapkan sejumlah modus dilakukan oknum untuk melakukan kecurangan. Dia menyebut, para pelaku memanfaatkan teknologi seperti, memanfaatkan software tertentu dan gawai untuk mengambil soal UTBK-SNBT