Paripurna DPD Sempat Ricuh, Pansus Tegaskan Tata Tertib Tetap Harus Diubah

Felldy Aslya Utama
Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPD Hasan Basri (foto: MPI)

Namun, interupsi langsung menghujani rapat paripurna. Salah satu interupsi dilayangkan anggota DPD dari Papua Barat Filep Wamafma. Ia mempertanyakan keputusan La Nyalla untuk membentuk Tatib.

"Pertama, kami mohon apakah keputusan pimpinan DPD RI dalam rangka pembentuk Tatib apakah sesuai dengan Tata Tertib DPD RI?" ujar Felip.

Namun, interupsi-interupsi tersebut tidak digubris oleh La Nyalla. Dia tetap membacakan perubahan Tatib DPD. Tak terima, sejumlah anggota DPD, termasuk Filep pun menyampaikan interupsinya langsung ke meja pimpinan DPD, yang dihadiri oleh La Nyalla, Wakil Ketua DPD Nono Sampono, dan Wakil Ketua DPD Sultan Najamudin.

“Pimpinan jangan otoriter!” teriak Filep.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
13 hari lalu

Jelang HJKB ke-216, Sekretariat DPRD Kota Bandung Matangkan Persiapan Sidang Paripurna

15 hari lalu

DPR Sahkan 15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Jadi UU, Ini Daerah yang Masuk

15 hari lalu

Tok! DPR Sahkan UU Pengaturan Reforma Agraria di Sidang Paripurna

15 hari lalu

RUU Reforma Agraria Siap Disahkan Hari Ini, Konflik Tanah hingga Redistribusi Lahan Bakal Diatur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal