Partai Gerindra dan PKB Berangkat Bersama Daftar ke KPU dari Masjid Sunda Kelapa

Felldy Aslya Utama
Gerindra dan PKB akan ke KPU dari Masjid Sunda Kelapa (Foto : Ist)

Huda mengatakan pemilihan Masjid Sunda Kelapa sebagai titik tolak keberangkat Gerindra dan PKB juga terinsipirasi dari filosofi masjid legendaris tersebut. Seperti diketahui, Masjid Sunda Kelapa berbentuk perahu yang menyimbolkan bahwa pelabuhan Sunda Kelapa dahulunya merupakan tempat terkenal untuk berdagang sekaligus tempat penyebaran islam yang paling pesat pada masanya.

“Titik tolak dari Masjid juga untuk mengingatkan kader Gerindra dan PKB bahwa perjuangan politik merupakan implementasi nilai-nilai luhur agama agar kita manusia selalu berupaya menciptakan peluang-peluang lebih besar bagi kemaslahatan rakyat Indonesia,” tuturnya.

Dia mengungkapkan akan ada sekitar 1.000 kader kedua partai yang akan ikut prosesi pawai dari Masjid Sunda Kelapa menuju Kantor KPU. Pawai ini akan diiringi marching band yang akan membawakan lagu-lagu perjuangan.

Nantinya Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar akan ikut bergabung dalam pawai ini sebelum masuk ke kantor KPU.

“Pendaftaran Gerindra dan PKB sebagai peserta Pemilu ini akan dipimpin langsung oleh Pak Bowo dan Gus Muhaimin. Ini juga sebagai penanda kian seriusnya kerja sama politik dari kedua belah pihak,” katanya.

Prabowo dan Muhaimin Iskandar, lanjut dia, akan melakukan konfrensi pres bersama setelah menyelesaikan rangkaian pendaftaran di kantor KPU. Menurutnya, kedua pimpinan partai politik tersebut akan menyampaikan berbagai isu strategis terkait kerja sama Gerindra dan PKB dalam menghadapi Pemilu 2024.

“Nantinya Pak Bowo dan Gus Muhaimin akan menyampakan pernyataan pres bersama terkait kerja sama politik kedua belah pihak dalam menghadapi Pemilu 2024,” katanya. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PKB bakal Panggil Kader yang Diduga Intimidasi dr Icha, Siapkan Sanksi Disiplin

57 tahun lalu

Gerindra Respons Jokowi Mulai Blusukan Keliling Indonesia: Gak Masalah

57 tahun lalu

KPU Kaji E-Voting Pemilu 2029, DPR Ingatkan Perlindungan Data Pribadi

57 tahun lalu

KPU Kaji Pakai E-Voting untuk Pemilu 2029 di Luar Negeri, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal