Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah Hadapi Gejolak Ekonomi

Felldy Aslya Utama
Sekretaris Jenderal Partai Perindo, Ferry Kurnia Rizkiyansyah. (Foto: Dok. Partai Perindo)

JAKARTA, iNews.id - Partai Perindo menyodorkan rekomendasi risalah kebijakan (policy brief) yang komprehensif kepada pemerintah dan Bank Indonesia (BI) merespons fenomena anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), melemahnya nilai tukar Rupiah, serta merangkak naiknya harga berbagai kebutuhan pokok.

Langkah tersebut diambil sebagai bentuk kontribusi pemikiran yang konstruktif dan solutif dalam menghadapi situasi perekonomian nasional yang tengah berada di fase krusial.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Perindo, Ferry Kurnia Rizkiyansyah menjelaskan, bauran kebijakan (policy mix) yang agresif, cepat, dan terukur mutlak diperlukan untuk membentengi ekonomi domestik dari efek domino krisis keuangan dan ketidakpastian geopolitik global. Dokumen risalah kebijakan yang disusun oleh Perindo merangkum sejumlah poin aksi taktis yang dapat segera dieksekusi oleh para pengambil kebijakan.

"Kita tidak bisa lagi bekerja dengan ritme biasa atau menggunakan instrumen kebijakan konvensional di tengah situasi triple shock seperti ini. Perindo mendorong adanya integrasi bauran kebijakan yang solid antara otoritas moneter dan fiskal. Di satu sisi, BI harus mengoptimalkan intervensi di pasar valas dan mengevaluasi pergerakan suku bunga acuan secara taktis demi mengerem volatilitas Rupiah," ujar pria yang akrab disapa Kang Ferry itu dalam keterangan tertulisnya, Minggu (14/6/2026)

Tiga Pilar Penyelamatan Jangka Pendek

Mantan Komisioner KPU RI ini menerangkan, dalam policy brief tersebut, Perindo menekankan tiga pilar penyelamatan jangka pendek. Pertama, mendorong BI mempertebal likuiditas di pasar spot maupun Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), serta menjaga stabilitas saham-saham perbankan berkapitalisasi besar (big banks) yang sempat tertekan akibat aksi jual bersih modal asing (net sell).

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dasco Apresiasi Terobosan Baru BI Perkuat Rupiah, Kurangi Ketergantungan pada Dolar AS

57 tahun lalu

Perindo Konsolidasikan Kekuatan di Jawa Barat, Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional

57 tahun lalu

Luhut soal BI Rate Naik: Fundamental Ekonomi RI Masih Oke, tapi Perlu Ada Perhatian

57 tahun lalu

BI Tingkatkan Imbal Hasil Investasi untuk Tarik Dana Asing ke RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal