Para peserta terdiri atas berbagai komunitas, seperti Sedulur Warok Reog Ponogoro, Tim Nasional Kebaya Indonesia, Komunitas Jamu Gendong BPOM hingga Komunitas Perempuan Menari.
Tidak hanya diikuti oleh komunitas saja, pawai untuk mendorong pengusulan Reog Ponorogo sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh UNESCO itu juga diikuti pegawai kementerian dan lembaga seperti Kemenko PMK dan Kemendikbud Ristek, pelajar provinsi DKI Jakarta dan juga masyarakat umum.