PBNU Prediksi Idulfitri 1447 H Sabtu 21 Maret 2026, Ramadan Digenapkan 30 Hari

Rizky Agustian
Ilustrasi pemantauan hilal. (Foto: iNews.id)

Sementara itu, ijtimak atau konjungsi terjadi pada 19 Maret 2026 pukul 08:25:58 WIB. Letak matahari terbenam berada di 00 derajat 33 menit 01 detik selatan titik barat dengan letak hilal beradai pada 03 derajat 33 menit 03 detik selatan titik barat dan kedudukan hilal pada 03 derajat 00 menit 02 detik selatan Matahari dalam keadaan miring ke utara.

"Penghitungan atas data ini dilakukan dengan metode falak (hisab) tahqiqi tadqiki ashri kontemporer khas Nahdlatul Ulama," tulis NU Online.

Meski begitu, LF PBNU menganjurkan masyarakat menunggu hasil rukyatul hilal dan sidang isbat yang ditetapkan Kementerian Agama (Kemenag) pada Kamis 19 Maret 2026.

BRIN Prediksi Idulfitri Jatuh pada 21 Maret 2026

Peneliti BRIN Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, memprediksi 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada 21 Maret 2026. Prediksi tersebut didasarkan pada perhitungan astronomi terkait posisi hilal untuk penentuan hari raya Idulfitri.

Thomas mengungkapkan, secara astronomis pada Kamis 19 Maret 2026 waktu magrib di wilayah Asia Tenggara, posisi hilal belum memenuhi kriteria baru MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Singapura).

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cegah Campak, Jangan Pegang Bayi saat Lebaran Ya!

57 tahun lalu

Tips Memilih Baju Lebaran agar Tetap Nyaman saat Silaturahmi, Anti Bau Apek!

57 tahun lalu

1 Syawal Idulfitri 20 atau 21 Maret 2026? Simak Prediksi Hilal dari BMKG

57 tahun lalu

Peneliti BRIN Prediksi Idulfitri 1447 H Jatuh 21 Maret 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal