PDIP Minta Menteri Urusan Teknis Jangan Cepat Diganti, Sebut 3 Kementerian Ini

Kiswondari
Ketua Bappilu DPP PDIP Bambang Wuryanto mengingatkan Presiden Jokowi agar menteri yang menangani urusan teknis jangan cepat diganti. (Foto: MPI)

Pria yang akrab disapa Bambang Pacul ini mengaku pernah bertanya langsung pada Presiden Jokowi mengenai berapa lama dia belajar menjadi wali kota, menjadi gubernur, dan menjadi presiden.

"Saya pernah kok tanya sama Presiden. Pak Presiden dulu belajar jadi presiden berapa waktu? Saya butuh waktu 2 tahun tapi, waktu jadi wali kota saya butuh waktu 1 tahun, jadi gubernur butuh waktu 1,5 tahun," ucap Bambang menirukan jawaban Jokowi.

Menurut Bambang, adaptasi untuk mengisi menteri dan kepala daerah serta kepala negara berbeda karena urusan yang ditangi berbeda. Dia menegaskan seseorang tidak bisa belajar sebagai presiden saat berada di luar jangkauan presiden, oleh sebab itu harus mendampingi presiden untuk bisa belajar. Sama halnya dengan menteri yang harus belajar saat menjabat dan mendampingi presiden.

"Ketika Pak Presiden dua tahun karena permasalahannya beda-beda, orang enggak bisa belajar jadi presiden di luar, enggak bisa. Dia harus dampingi presiden, dia akan belajar menjadi presiden dengan benar sama dengan menteri. Harapannya itu," tuturnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
7 jam lalu

PDIP Kenang Sosok Guruh Sukarnoputra: Sosok Marhaenis dan Pejuang Partai

2 hari lalu

Roy Suryo Melawan, Minta Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi Dibatalkan Demi Hukum

2 hari lalu

Sidang Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Bacakan Nota Perlawanan

3 hari lalu

PDIP Pastikan Bupati Bolmut yang Kena OTT Bukan Kader, Hanya Pernah Usung di Pilkada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal