Pedagang Pakaian Bekas Usul Skema Pajak Baru ke Purbaya, Seperti Apa?

Anggie Ariesta
Ilustrasi para pedagang baju bekas mengajukan proposal pajak kepada Menkeu Purbaya.(Foto: Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Aliansi Pedagang Pakaian Bekas Indonesia (APPBI), WR Rahasdikin merespons seruan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk menciptakan penerimaan negara dan lapangan kerja. Ia pun mengajukan proposal skema pajak terperinci yang siap diterapkan pada bisnis impor pakaian bekas.

Rahasdikin memaparkan usulan tarif pajak yang akan dikenakan pada nilai barang impor senilai 3 hingga 1.500 dolar AS atau bahkan lebih tinggi. Skema pajak yang diusulkan APPBI ini mencakup empat komponen utama.

"Di sini kami juga sudah siapkan kajian pajaknya. Pertama ada bea masuk, bea masuk itu 7,5 persen, yang kedua ada pajak pertambahan nilai atau PPN itu 11 persen, yang ketiga itu kita masukkan pajak impor pakaian bekas. Nah ini kami mengusulkan di angka 7,5 persen sampai 10 persen, yang keempat ada PPh 22 impor sebesar 7,5 persen," katanya dalam RDPU dengan Komisi VI DPR RI, Selasa (2/12/2025).

Meskipun siap berkontribusi pada kas negara, Rahasdikin juga mengakui bahwa praktik perdagangan mereka selama ini belum sepenuhnya benar. Ia meminta maaf atas berbagai isu negatif yang beredar dan mengklarifikasi tuduhan pembayaran ilegal sebesar Rp550 juta.

“Memang selama ini mungkin kegiatan yang kami lakukan ini salah dan kami tidak tahu sumber barang ini dari mana kami tahunya beli dari para cukong-cukong hingga sampai ke kami," ujar Rahasdikin.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
1 hari lalu

DJP Resmi Atur Printer Meterai Digital, Penyedia Wajib Penuhi 3 Syarat

9 hari lalu

Restitusi Bisa Diaudit, Menkeu Suahasil: Pemerintah Hormati Seluruh Hak Wajib Pajak

10 hari lalu

MNC University Gelar Seminar Smart Tax for Digital Workers, Bekali Mahasiswa dan Camaba tentang Pajak Era Digital

13 hari lalu

Respons Menkeu Suahasil saat Ditanya soal Keraguan Publik usai Gantikan Purbaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal