“Kami tentu ingin investasi yang masuk ke Pekanbaru terus meningkat. Namun, yang tidak kalah penting adalah bagaimana investasi tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat, membuka lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan usaha lokal,” ucapnya.
Capaian investasi tersebut turut melengkapi perkembangan ekonomi daerah. Pertumbuhan ekonomi Pekanbaru tercatat sekitar 8 persen pada triwulan I 2026 dan 7,39 persen pada triwulan II 2026. Sementara itu, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB), yang menggambarkan investasi pada aset tetap untuk kegiatan produksi, tumbuh 8,55 persen.
Agung menegaskan, Pemko Pekanbaru akan menjaga konsistensi pembenahan birokrasi, memperkuat inovasi pelayanan, dan meningkatkan sinergi dengan dunia usaha agar capaian daerah terus berlanjut.
“Kami tidak ingin berhenti pada penghargaan. Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat dan pelaku usaha benar-benar merasakan manfaat dari perbaikan pelayanan yang dilakukan pemerintah,” tuturnya.