Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Hanya Tinggal Bersama Ayah

Riyan Rizki Roshali
Pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta saat berangkat sekolah. (dok. istimewa)

Sementara itu, polisi saat ini masih mendalami motif siswa pelaku peledakan. Termasuk adanya dugaan perundungan atau bullying yang dialami ABH sebelum melakukan aksi peledakan.

“Masih pendalaman agar fakta sebenarnya bisa ditemukan, karena ABH masih tahap pemulihan pascaoperasi,” ujar dia.

Sebelumnya, polisi menetapkan siswa pelaku peledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, sebagai anak berhadapan dengan hukum (ABH). Polisi juga menjelaskan ABH tersebut merasa sendiri dan tidak punya tempat untuk berkeluh kesah. Kondisi itu dirasakan pelaku, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah.

“Dorongannya di mana yang bersangkutan merasa sendiri kemudian merasa tidak ada yang menjadi tempat untuk menyampaikan keluh kesahnya baik itu di lingkungan keluarga kemudian di lingkungannya itu sendiri maupun di lingkungan sekolah,” ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Megapolitan
10 hari lalu

Fakta Mengejutkan Ledakan SMAN 72 Jakarta, Pelaku Sakit Hati Sering Dikucilkan

Megapolitan
24 hari lalu

Mahasiswa Tewas dalam Tawuran Bekasi, Satu Pelaku Masih di Bawah Umur

Megapolitan
26 hari lalu

Duh! Oknum Guru SD di Tangsel Diduga Cabuli Puluhan Siswa sejak 2023

Megapolitan
30 hari lalu

Kronologi Dua Pria Masturbasi di Bus Transjakarta Rute 1A

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal