Pelaku Penusukan Imam Masjid Depok Disebut Gangguan Jiwa

R Ratna Purnama
Ilustrasi penusukan (Foto: Ilustrasi/istimewa)

Dia mengaku sudah hampir setahun melakukan pemantauan terhadap anaknya. Kebetulan pada malam itu dirinya mengaku lengah. “Sudah hampir setahun saya perhatiin cuman, karena posisi saya lengah semalam dia keluar,” ucapnya.

Nurdin menyebutkan anaknya mengalami gangguan jiwa sejak Februari lalu semenjak pulang dari Jepang. AR kulliah di Jepang sejak empat tahun lalu jurusan multimedia. 

“Satu-dua-tiga tahun dia masih stabil. Beranjak tahun keempat dia bicaranya mulai berbeda, kayak semacam ilmu-ilmu ngga jelas, bisa mengendalikan segala macam. Sampai saat ini saya gatau persis siapa sebenarnya atau dari mana dia ilmu yang dia pelajari. Masih menelusuri sudah satu tahun inipun,” katanya. 

Soal pisau yang dibawa, Nurdin mengaku itu adalah pisau yang ada di dapur rumahnya. Ketika ditanya apakah anaknya memililki dendam dengan ulama atau apa, Nurdin pun mengaku tidak tahu. 

“Saya bilang soalnya 1 sampai 3 tahun itu dia masih posisi stabil kita nggak tahu persis karena nggak bisa dibilang antara Jepang sama Indonesia kan kita nggak selalu mantau seperti apa,” ujarnya. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Megapolitan
2 hari lalu

Hari Pertama Masuk Sekolah di 2026, Jalan Margonda Depok Macet

Megapolitan
3 hari lalu

Oknum TNI AL Aniaya 2 Warga di Depok, Polisi: Korban Diduga Transaksi Narkoba

Megapolitan
3 hari lalu

Terungkap! Ini Motif Oknum TNI AL Aniaya 2 Warga hingga 1 Orang Tewas di Depok

Megapolitan
3 hari lalu

Viral Aksi Penusukan di Kemang saat Tahun Baru, Polisi Buru Pelaku

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal