Pelemahan Rupiah Ternyata Tak Seburuk Mata Uang Korsel hingga Filipina, Ini Buktinya!

Tim iNews.id
Nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh level Rp17.000 per dolar AS ternyata tidak seburuk mata uang Korsel dan Filipina. (Foto: iNews.id)

Lalu soal pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pada 2025 tercatat sekitar 5,11 persen, menunjukkan aktivitas ekonomi domestik tetap ekspansif.

Dengan sejumlah indikator tersebut, tekanan terhadap rupiah dinilai lebih dipengaruhi dinamika eksternal seperti penguatan dolar AS, sentimen risk-off di pasar global, serta kenaikan harga energi dunia.

"Kondisi ini juga menegaskan bahwa secara fundamental, ekonomi Indonesia masih memiliki daya tahan yang cukup baik menghadapi gejolak global," tutur David.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Menkeu Purbaya: Anggaran MBG Tidak Dipangkas, Hanya Belanja Tak Produktif Dicoret

Nasional
6 jam lalu

Harga Minyak Dunia Meroket, Purbaya Pastikan Ekonomi Domestik Masih Stabil

Nasional
6 jam lalu

Purbaya usai Cek Pasar Tanah Abang: Daya Beli Masih Ada, Kita Jauh dari Krisis

Nasional
11 jam lalu

Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS Imbas Eskalasi Perang di Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal