Pemerintah bakal Pangkas Anggaran Jaga Defisit Aman Imbas Perang Timur Tengah

Anggie Ariesta
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Foto: Isra Triansyah)

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah mulai menyiapkan langkah efisiensi anggaran sebagai respons atas pecahnya perang di Timur Tengah yang telah memicu lonjakan harga minyak dunia. Keputusan ini diambil guna memastikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap disiplin di bawah ambang batas 3 persen.

Dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Kemenko Perekonomian, Senin (16/3/2026), Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan durasi perang akan menjadi faktor penentu kebijakan fiskal pemerintah ke depan.

"Tetapi karena kita masih di bulan-bulan awal, perang baru dua minggu, kita belum tahu apakah empat minggu, apakah lima minggu, itu menggunakan skenario pemotongan anggaran. Jadi selama perangnya masih belum mencapai dalam tanda petik lima bulan, kita masih skenario pemotongan anggaran, dan kita masih menggunakan maksimum defisit 3 persen," kata Airlangga.

Meski opsi pemangkasan anggaran berada di meja perundingan, Airlangga menjamin program-program prioritas dan unggulan pemerintah tidak akan tersentuh. Program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih akan tetap berjalan sesuai rencana karena dianggap sebagai investasi strategis bagi masa depan bangsa.

"(Anggaran) program unggulan tidak ada yang diubah. Karena itu investasi jangka panjang," ungkap Airlangga.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkeu Purbaya: Anggaran MBG Tidak Dipangkas, Hanya Belanja Tak Produktif Dicoret

57 tahun lalu

Purbaya Buka Opsi Pangkas Anggaran MBG jika Harga Minyak Melambung Tinggi

57 tahun lalu

Bahlil Hitung Ulang Anggaran Subsidi Energi usai Selat Hormuz Ditutup

57 tahun lalu

Bahlil bakal Hidupkan Lagi Program Kompor Listrik, Siapkan Anggaran Rp815,56 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal