Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Bahan Baku Plastik, Tekan Lonjakan Harga

Rohman Wibowo
Pemerintah menerapkan bea masuk nol persen untuk impor bahan baku plastik guna meredam lonjakan inflasi harga kemasan plastik. (Foto: Tangguh Yudha)

"Kami juga menunggu perkembangan situasi," tuturnya.

Selain itu, pemerintah menetapkan kebijakan bea masuk 0 persen untuk impor Liquefied Petroleum Gas (LPG) khusus bagi industri petrokimia. Kebijakan ini digadang-gadang untuk memaksimalkan nilai manfaat ekonomi nasional sekaligus menghindari potensi kehilangan pendapatan negara akibat penurunan produktivitas di sektor industri hulu. 

"Dengan ini diharapkan bisa meningkatkan nilai manfaat bagi sektor ekonomi sebesar Rp2,25 triliun berupa pengurangan cost bagi industri terkait dan efek multiplier efek atau efek pengganda yang bisa di dorong. Dan untuk menghindari potensi kehilangan pendapatan negara Rp360 miliar per tahun," katanya.

Perlu diketahui, pasokan LPG juga dinanti industri plastik di Tanah Air. Sebab, pengusaha tengah men-diversifikasi bahan baku selain nafta, yang kesulitan didapat saat tensi geopolitik di Timur Tengah memanas.

Sebelumnya, Sekjen Asosiasi Industri Olefin Aromatik dan Plastik Indonesia (Inaplas), Fajar Budiono sempat menekankan inovasi perlu diterapkan di sektor hulu dan hilir industri plastik.

Fajar menitikberatkan produsen selain mencari alternatif pasokan bahan baku, pelaku usaha juga harus meremajakan teknologi-teknologi produksinya, sehingga bisa menggunakan bahan baku selain nafta.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
3 hari lalu

Pemerintah Siapkan Rp3,8 Triliun untuk Rekening Gratis 76 Juta Warga Usia 17 Tahun ke Atas

4 hari lalu

Prabowo Dorong Penguatan Industri Tekstil, Minta Impor yang Ganggu Produsen Ditertibkan

4 hari lalu

Prabowo Panggil Airlangga hingga Kepala BRIN ke Istana, Bahas Industri Tekstil dan Sepatu

11 hari lalu

Pemerintah Siapkan Koperasi Bioetanol, Petani Bisa Ikut jadi Pemasok Bahan Baku

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal