Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, pengentasan kemiskinan melalui sektor pertanian tidak dapat dilakukan hanya dengan menjalankan program secara terpisah. Menurutnya, diperlukan ekosistem yang menghubungkan pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat dari sektor hulu hingga hilir.
“Kalau kita berdua ketemu, nggak akan selesai. Tapi kalau kita bangun ekosistemnya, mulai dari keunggulan komparatif, kolaborasi, pemberdayaan, dan hulu-hilir, ujungnya ekosistem terbangun,” ujar Amran.
Kementerian Pertanian, kata Amran, akan memperkuat pendekatan berbasis potensi komoditas dan wilayah dengan menghubungkan produksi petani, pengolahan hasil, serta akses pasar. Pengembangan cabai, singkong, peternakan ayam, dan hilirisasi kelapa menjadi contoh peluang yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan daerah.