Pemerintah Diminta Tegas Cegah Kerumunan di Tengah Covid-19

Antara
Ilustrasi, virus corona (Covid-19). (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah diminta secara tegas melarang kegiatan yang menghadirkan banyak orang. Kerumunan dinilai berisiko menjadi tempat penularanvirus corona (Covid-19).

Epidemiologi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Riris Andono Ahmad mengatakan kasus positif Covid-19 di Indonesia belum menunjukan tanda-tanda penurunan.

"Bukan mengimbau, tapi melarang kegiatan-kegiatan yang menimbulkan kerumuman. Kemudian aturan itu ditegakkan tanpa pandang bulu," ujar Riris di Jakarta, Kamis (26/11/2020).

Dia mengingatkan, jika masih banyak kegiatan yang menimbulkan kerumunan, kasus penularan Covid-19 semakin sulit dikendalikan. "Akan terus merangkak naik kalau kita tidak efektif dalam pencegahan," ucapnya.

Menurutnya, semakin meningkat mobilitas orang akan memengaruhi peningkatan kasus Covid-19. Pencegahannya, kata dia dengan konsisten menerapkan protokol kesehatan.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
15 hari lalu

Mantan Bintang Arsenal Terancam 5 Tahun Penjara Gegara Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

19 hari lalu

Kasus Influenza A Mulai Meningkat, Lebih Bahaya dari Covid-19?

4 bulan lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

4 bulan lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal