Pemerintah Sebut Cegah Corona Bukan dengan Halangi Pemudik

Felldy Aslya Utama
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (Foto: Antara/Aditya Pradana).

JAKARTA, iNews.id - Kehadiran pemudik dari Jakarta diketahui mulai membuat khawatir masyarakat di daerah tujuan. Kekhawatiran itu muncul karena Jakarta menjadi episentrum penyebaran virus corona di Indonesia.

Diketahui dari 893 kasus positif corona secara nasional, 515 di antaranya ditemukan di ibu kota. Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto menegaskan pencegahan penyebaran bukan dengan menghalangi pemudik kembali ke kampung halamannya.

Yuri mengatakan kunci utama mencegah penyebaran corona adalah menjaga jarak aman atau physichal distancing. Dia menyebut orang yang datang dari daerah yang diketahui belum terpapar pun tak menjamin tidak membawa virus.

"Kontak dekat harus dijaga, masalahnya bukan ada di pemudik. Warga dari daerah bukan wabah tak menjamin tidak membawa virus," ucapnya dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (26/3/2020).

Dia mengatakan kunci mencegah penyebaran adalah menghindari kerumunan dan berkegiatan di rumah saja. Jika terpaksa berkegiatan di luar rumah maka hindari melakukan kontak fisik seperti bersalaman.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Hantavirus di Kapal Pesiar Atlantik: Haruskah Publik Panik?

Health
1 bulan lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Nasional
1 bulan lalu

Covid-19 Varian Cicada Diprediksi Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog

Health
1 bulan lalu

Asal Usul Nama Cicada, Julukan Covid-19 Varian Baru yang Mulai Menggila

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal