Pemetaan BNPB: Mengagetkan Lebih dari 53.000 Desa Berada di Daerah Rawan Bencana

Binti Mufarida
Ilustrasi, salah satu daerah di Indonesia terdampak bencana longsor. (Foto: Antara).

Kemudian, 34.716 desa rawan longsor, 37.497 desa rawan kebakaran hutan dan lahan, 41.236 desa rawan kekeringan serta 47.430 desa rawan banjir.

“Seperti contohnya ada 5.744 desa yang berada di daerah rawan tsunami, kemudian di daerah rawan longsor ada 34.716 desa, dan seterusnya,” ucapnya.

Menurutnya, melalui Peraturan Kepala (PERKA) BNPB Nomor 1 Tahun 2012 dibentuklah Desa Tangguh Bencana. “Di BNPB desa tangguh bencana ini dimulai setelah Perka BNPB Nomor 1 Tahun 2012. Perka ini kemudian lebih masif lagi dilakukan setelah adanya Deklarasi Yogya,” katanya.

Setiap desa yang telah mempunyai Desa Tangguh Bencana ini, kata dia akan memiliki rapor ketangguhan bencana. “Setiap desa yang berada di wilayah rawan bencana akan memiliki rapor penilaian ketangguhan desa. Upaya ini dilakukan sebelum BNPB ataupun BPBD mengintervensi ketangguhan di desa tersebut,” ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Banjir Rendam Karawang hingga Bekasi, BNPB: 14.038 Jiwa Terdampak, 1 Meninggal

Nasional
4 hari lalu

Tekan Cuaca Ekstrem, Modifikasi Cuaca di Langit Jakarta-Jabar Digelar hingga 24 Januari

Nasional
5 hari lalu

BNPB Kerahkan 3 Pesawat untuk Modifikasi Cuaca di Jateng, Atasi Banjir

Nasional
7 hari lalu

BNPB Kebut Pembangunan Huntara di 5 Kecamatan Aceh Utara, Ditargetkan Rampung Akhir Januari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal