Pemkot Semarang Gencarkan Program Pak Rahman, Hadirkan Pangan Murah untuk Masyarakat

Rizqa Leony Putri
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu saat meninjau program Pak Rahman di Kecamatan Candisari, Kamis (7/3/2024). (Foto: dok Pemkto Semarang)

"Alhamdulillah, kami mendapat kabar gembira dari Pak Kepala BPS bahwa pertumbuhan ekonomi Kota Semarang meningkat menjadi 5.79 persen. Dengan inflasi yang terkendali, pertumbuhan ekonomi yang baik dan tumbuhnya kedaulatan pangan masyarakat, diharapkan masyarakat dapat tenang menghadapi bulan suci Ramadhan," ujar Mbak Ita.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang Bambang Pramusinto menyebut, stok beras di Kota Semarang masih aman hingga tiga bulan ke depan. Berdasarkan data, persediaan beras mencapai 50.800 ton, sedangkan kebutuhan setiap bulannya di Kota Semarang mencapai tingkat konsumsi 15 ribu ton beras. 

Oleh karena itu, pihaknya memperkirakan bahwa persediaan masih bisa mencukupi tiga bulan ke depan. Terlebih, lanjut Bambang, masih akan ada restock dari Bulog dan distributor lainnya. "Untuk kebutuhan bahan pokok lainnya masih aman," ucapnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga terus melakukan langkah antisipasi kenaikan harga dan melakukan pengendalian harga menjelang Ramadan dan Idul Fitri. "Kami lakukan monitoring melibatkan semua pihak, hingga ke level bawah ikut memonitor. Harapannya, jangan sampai ada yang menumpuk bahan pangan dan spekulan-spekulan," tuturnya.

Bambang menilai, program Pak Rahman yang merupakan bentuk kolaborasi antara Pemkot Semarang, Bulog, pihak swasta, BUMP dan pelaku pangan yang menggelar pasar murah bagi masyarakat ini sangat membantu.

"Kolaborasi ini berkembang tak hanya pada program Pak Rahman, tapi ada juga Lumbung Pangan Kota Semarang (Lumpang Semar). Saat ini sudah ada 91 titik di 16 kecamatan dan 64 kelurahan serta 11 toko mitra pangan. Ini sedang kami buatkan sistemnya, sehingga ketika ada kebutuhan masyarakat terhadap komoditi pangan tertentu kita bisa langsung suplai," ujarnya.

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
Bisnis
13 jam lalu

Dukung Ekonomi Kerakyatan, Penyaluran KUR Bank Mandiri Sentuh Rp41 Triliun hingga Desember 2025

Health
18 jam lalu

Rumah: Tempat Keluarga Mengurai Beban dan Menemukan Kekuatan

Nasional
2 hari lalu

Langkah Hijau IMIP Tanam Mangrove, Jaga Keberlanjutan Lingkungan

Mobil
3 hari lalu

Lewat GJAW 2025, BYD Kian Aktif Dukung Industri Otomotif Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal