Pemuda Perindo : Anak Indonesia Tak Boleh Gagap Digital Hadapi Bonus Demografi 2030

Kiswondari
Direktur Eksekutif DPP Pemuda Perindo Iqnal Shalat Sukma Wibowo dalam Podcas Aksi Nyata yang berjudul "Digitalisasi Bekal Generasi Muda Hadapi Bonus Demografi" secara daring. (Foto tangkapan layar).

Iqnal melihat, masyarakat Indonesia masih gagap teknologi atau masih ada kekhawatiran dari teknologi sehingga masih banyak yang dibatasin tentang teknologi dan peraturan-peraturannya dibuat terlambat. Jadi, regulasi soal penggunaan teknologi seringkali terlambat daripada penggunaan teknologinya.

"Ya contohnya sekarang kan masalah hukum coba kita lihat sambil sampel kan ada pencurian uang di perbankan, harusnya kan hukumnya ini magisternya atau apanya ini harus didampingi dengan teknologi juga untuk menghitung jejaknya. Jadi tidak tidak lagi harus ada sudut pada ahli, tapi hukumnya sendiri bisa mengetahui tuh ini kan maksudnya ada hukum niaga, hukum pidana, hukum yang teknologinya ini kayaknya masih terpisah nih, belum dicreate," paparnya.

Dia juga menambahkan, semuanya nanti akan lari ke digital, dan untuk bersaing dengan dunia luar maka pondasinya di pendidikan harus kuat. Itulah kenapa sekolah negeri hari ini kurang diminati ketimbang sekolah swasta, bahkan tidak sedikit juga orang tua yang ingin anaknya bersekolah di luar negeri, karena standar pendidikannya. 

"Yang tadinya enggak jualan jadi bisa jualan seperti itu kan menggunakan e-commerce, karena semakin banyak nih, seharusnya kalau makin banyak makin diuntungkan. Iya kan jadi pengusahanya itu juga bisa untung, yang belinya bisa dapat cepat lah dari customernya," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Aksesoris
24 hari lalu

Industri Otomotif Kian Bergantung pada Ekosistem Digital, Butuh Inovasi

Nasional
1 bulan lalu

Insight Talks Digelar di Unsoed, Mahasiswa Dibekali Pengetahuan Deteksi Scam

Nasional
1 bulan lalu

Tokoh Muda Sipirok Desak Banjir dan Longsor Sumatera Ditetapkan Bencana Nasional

Internet
2 bulan lalu

Akses ChatGPT Terancam Diputus Komdigi, Ini Penyebabnya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal