Pada hari yang sama, tim SAR gabungan berhasil mengidentifikasi satu dari dua jenazah yang ditemukan. Berdasarkan keterangan resmi dari tim DVI Sidokkes Polresta Banyuwangi dan Biddokkes Polda Jatim, jenazah tersebut diketahui bernama Putu Mertayasa (43), warga Buleleng, Bali.
Hingga berita ini diturunkan, dari total 65 korban dalam insiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, sebanyak 42 orang telah ditemukan: 30 selamat dan 12 meninggal dunia. Sementara itu, 23 orang masih dalam pencarian.
Operasi SAR hari kedelapan ini melibatkan banyak unsur, antara lain: kantor pusat Basarnas, Kantor SAR Surabaya, Kantor SAR Denpasar, Koarmada II, Satud PP, Pushidrosal, Lanal Banyuwangi, Lanal Gilimanuk, Ditpolairud Polda Jatim, Polres Banyuwangi, Satpolairud Polres Banyuwangi, Satpolairud Polda Bali, Satbrimob, KPLP, BSG (Basarnas Special Group), KSOP Banyuwangi, ASDP Ketapang, BMKG, Syahbandar Gilimanuk, KPLP Gilimanuk, Kodim 0825 Banyuwangi, KP3 Banyuwangi, BPTD Gilimanuk, BPBD Provinsi Jatim, BPBD Kabupaten Banyuwangi, Damkar, Tagana, BKK Banyuwangi, SAR MTA, SAR OPA Unej, Besromben Indonesia, nelayan setempat, serta sejumlah organisasi dan relawan potensi SAR lainnya.