Peneliti BRIN: Hak Angket Penting agar Pemilu Tak Lagi Diwarnai Nepotisme hingga Dinasti Politik

Muhammad Refi Sandi
Peneliti BRIN Siti Zuhro (tangkapan layar iNews)

JAKARTA, iNews.id - Peneliti utama politik Badan Riset dan lnovasi Nasional (BRIN), Siti Zuhro menyebut hak angket kecurangan Pemilu 2024 penting untuk digulirkan. Hal ini agar ke depan pemilu tak lagi diwarnai nepotisme hingga dinasti politik.

"Gunakan, mengapa DPR tidak mau menggunakan itu? Hak angket itu bisa jadi pembelajaran agar ketika kita melaksanakan pemilu ketujuh kali nanti selama era Reformasi ini jangan lagi kita dihadapkan dengan politisi bansos, nepotisme, terjadi dinasti politik," kata Siti dalam tayangan iNews Today, Jumat (1/3/2024).

Siti menambahkan, saat ini sangat relevan untuk menghadirkan hak angket agar DPR agar proses pemilu yang diindikasi banyak kecurangan bisa dibuka terang benderang.

"Maka saat ini menjadi relevan menghadirkan hak angket itu agar ada proses yang gamblang terang benderang melalui DPR yang notabene wakil rakyat," ujarnya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Peneliti BRIN Prediksi Idulfitri 1447 H Jatuh 21 Maret 2026

Muslim
8 hari lalu

Lebaran 2026 Berapa Hari Lagi? Ini Prediksi BRIN soal Beda Idul Fitri 1447 H

Muslim
9 hari lalu

Kapan Lebaran 2026? BRIN Prediksi Potensi Beda Hari Antara Pemerintah dengan Muhammadiyah

Nasional
24 hari lalu

BRIN Ungkap Awal Ramadan 2026 Potensi Berbeda: Ada yang 19 dan 18 Februari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal