Peneliti LIPI: Airlangga Hartarto Capres Netral di Tengah Polarisasi Cebong Kampret

Felldy Aslya Utama
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (Foto: Istimewa)

Untuk itu, Airlangga perlu mencari sosok yang mampu melengkapi demi meningkatkan popularitas dan elektabilitas, termasuk di antaranya mencari sosok yang dianggap religius oleh masyarakat.

"Koalisi parpol pengusungnya bisa jadi kombinasi parpol nasional dan religius," lanjutnya.

Dia juga menyarankan Airlangga perlu mencari pendamping sebagai calon wakil presiden yang memiliki popularitas tinggi.

"Namun demikian, netralitas dalam arus politik tersebut membuat Airlangga perlu setidaknya membutuhkan sosok populis maupun religius untuk bisa menaikkan popularitas," ujarnya.

Senada, pengamat politik Adi Prayitno memaparkan terkait kebutuhan calon alternatif di Pilpres 2024 mendatang beberapa waktu lalu.

Polarisasi politik, kata dia, masih terasa hingga saat ini. Polarisasi cebong dan kadrun itu berada dalam tiga nama yakni Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.

"Muncul nama-nama lain, seperti Airlangga dan bisa menjadi daya tawar atau obat tawar dari polarisasi cebong kampret," kata Adi.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
1 hari lalu

Denny Indrayana Cs Gugat Hasil Pilpres 2024 ke MK, Minta Gibran Didiskualifikasi

2 hari lalu

Warga Usia 17 Tahun bakal Otomatis Punya Rekening, Pemerintah Siapkan Rp11 Triliun

3 hari lalu

Warga RI Berusia 17 Tahun bakal Otomatis Punya Rekening dan Saldo Rp50.000

3 hari lalu

Bantuan Beras Diperpanjang hingga Desember 2026, Bulog Jamin Stok Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal