Peneliti LIPI Usul Pemilu 2019 di Papua Ditunda 2 Tahun

Antara
Peneliti politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Profesor Hermawan Sulistyo mengusulkan agar pemilu, baik legislatif maupun presiden, di Papua ditunda.

JAKARTA, iNews.id - Peneliti politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Profesor Hermawan Sulistyo mengusulkan agar pemilu, baik legislatif maupun presiden, di Papua ditunda. Alasannya karena kondisi di tanah Papua tidak kondusif.

"Kalau menurut saya tunda saja khusus di Papua, sangat tidak kondusif. Saran saya tunda, untuk apa sih orang sudah jelas peta di kursi DPR," ujar pria yang akrab disapa Kiki ini di Jakarta, Selasa (11/12/2018).

Lamanya penundaan untuk Pemilu di Papua, menurut dia, bisa dilakukan sampai setahun dan dua tahun. Hal itu dilakukan sembari melihat kondisi keamanan di daerah paling timur Tanah Air itu.

Jika situasi kondusif, Kiki mengatakan, pemilu baru bisa digelar di Papua untuk pemilihan umum anggota legislatif. Untuk sementara, perwakilan masyarakat Papua di Senayan dapat dibuat status quo.

Apalagi, dia menjelaskan, jumlah penduduk Papua tidak banyak sehingga tidak signifikan memengaruhi total perolehan suara pasangan calon presiden/wakil presiden. "Kalau yang ditunda di Jawa Barat atau Jawa Timur, baru akan terganggu," kata Kiki.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Nasional
27 hari lalu

Prabowo bakal Berikan 10 Persen Saham Freeport Indonesia untuk Masyarakat Papua

Nasional
28 hari lalu

700.000 Anak Papua Tak Sekolah, Ini Arahan Tegas Presiden Prabowo

Nasional
28 hari lalu

Dorong Swasembada Energi, Prabowo Ingin Papua Ditanam Sawit hingga Singkong

Nasional
28 hari lalu

Presiden Prabowo bakal Kunjungi Papua dalam Waktu Dekat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal