Jumlah tersebut terdiri atas Dana Abadi Pendidikan (DAP) senilai Rp126,12 triliun, Dana Abadi Penelitian (DAPL) Rp12,99 triliun, Dana Abadi Perguruan Tinggi (DAPT) Rp10 triliun, dan Dana Abadi Kebudayaan (DAKB) Rp5 triliun.
Nilai tersebut tidak berubah dari posisi akhir 2025, menunjukkan stabilitas dana abadi LPDP. Secara historis, dana abadi LPDP terus meningkat dari tahun ke tahun, yakni Rp139,11 triliun pada 2023, Rp119,11 triliun pada 2022, Rp99,11 triliun pada 2021, dan Rp70,11 triliun pada 2020.
"Tahun ini kita kemungkinan akan belanja lebih tinggi, sehingga saya mungkin bisa sampaikan tahun ini khusus dana abadi pendidikan atau DAP kemungkinan kita akan mengalami defisit tetapi masih bisa ditutup dengan tahun-tahun sebelumnya," kata Sudarto.