Pengacara Lukas Enembe Respons Peringatan Presiden Jokowi: Tunggu Sembuh Dulu

Martin Ronaldo
Pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening merespos pernyataan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta kliennya memenuhi panggilan KPK. (Foto: MPI/Martin Ronaldo)

JAKARTA, iNews.id - Pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening merespos pernyataan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta kliennya memenuhi panggilan KPK. Menurunya, Lukas Enembe tidak dapat memenuhi panggilan dari KPK hari ini dikarenakan sedang dalam keadaan sakit.

"Kami menghormati Bapak Presiden mengatakan seperti itu tapi Bapak Presiden tahu bahwa Bapak Lukas sakit. Kami menunggu sampai beliau sembuh karena salah satu syarat orang diminta keterangan (adalah) harus sehat, kalau sakit bagaimana mau datang," ujarnya saat konferensi pers di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (26/9/2022).

Dia mengakui sangat memahami maksud dan tujuan dari Presiden. Akan tetapi, dia juga meminta agar orang nomor satu di Indoneisa itu turut memahami kondisi yang saat ini dialami oleh Lukas Enembe.

"Kita menghormati bahwa Bapak Presiden sudah mulai memberikan perhatiannya pada kasus ini tapi kita juga mau sampaikan pada Bapak Presiden Jokowi, Bapak (Lukas Enembe) sedang sakit dan bagaimana kita mencari solusinya agar disembuhkan dulu penyakitnya baru kita masuk ke tahap penyidikan karena jangan sampai malah membuat Pak Lukas semakin parah," katanya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
13 jam lalu

Noel Ebenezer Ngaku Tak Tahu Pejabat Harus Lapor Penerimaan Hadiah ke KPK: Saya Menyesal

Nasional
15 jam lalu

Jokowi Digugat lagi ke PN Solo, Kubu Roy Suryo: Ijazah Urusan Segenap Anak Bangsa

Nasional
16 jam lalu

Roy Suryo Jalani Wajib Lapor, Pengacara: Kami Kembali Direpotkan gegara Jokowi

Nasional
17 jam lalu

Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Dakwaan Suap Impor Barang, Ini Kata KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal