Pengamat Berharap Partai Perindo Menjadi yang Terdepan Kampanyekan Politik Sehat dan Cerdas

Felldy Aslya Utama
Pengamat politik Surokim Abdus Salam (foto: istimewa)

Artinya, politik harus lebih banyak didorong menjadi politik insaniah dan politik robbaniyah untuk minimalisasi hoax dan ujaran kebencian Pemilu 2024.

"Politik hoax, kebencian, dan konfliktual hanya bisa tumbuh dan berkembang dalam konteks politik," ujar pengajar dari Universitas Trunojoyo Madura, Jawa Timur ini.

Sementara politik insaniah dan robbaniyah potensial akan melahirkan energi positif, mengembangkan tenggang rasa, toleran, respek, solider, dan adanya ruang menghargai liyan. 

"Saya pikir modal sosial ini harus bisa dijaga semua anak bangsa, sehingga politik kita bisa meningkat marwahnya dan menjadi medium perjuangan yang hakiki," tegas Surokim.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
8 hari lalu

Sosiolog Soroti Pertemuan Jokowi-Budi Arie: Tidak Ada Pertemuan yang Tak Bermakna Politik

16 hari lalu

AHY Ungkap Ukuran Keberhasilan Politik: Apakah Kehidupan Rakyat Menjadi Lebih Baik?

29 hari lalu

Viral Budi Arie Ungkap Insting Politik Bisa Lebih Cepat dari 2029 di Samping Jokowi

1 bulan lalu

Sidang Tahunan MPR, Ahmad Muzani Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Memecah Belah Kebangsaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal