Selanjutnya pada 25 September 2026, Wapres mendatangi korban banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Tak hanya itu, pada 28 September 2026, Gibran berinteraksi langsung dengan pasien dan keluarga korban insiden dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, sekaligus mendorong evaluasi ketat program tersebut.
Boni menilai interaksi langsung ini menciptakan ikatan emosional dan kepercayaan yang kuat dari masyarakat bawah yang sukar digoyang oleh propaganda media.
"Pendekatan inilah yang membuat basis dukungan akar rumputnya tetap solid, bahkan di tengah badai kritik yang datang bertubi-tubi. Serangan yang terus mengarah kepadanya justru pengakuan tidak langsung atas besarnya potensi politik yang dimiliki Gibran," kata Boni.
Sebelumnya, hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dirilis Sabtu (17/10/2026) menempatkan Gibran di posisi keempat dengan tingkat elektabilitas mencapai 8,4 persen dalam simulasi semi-terbuka 24 nama calon presiden.