JAKARTA, iNews.id - Pengertian imperialisme sudah sering kita dengar di sekolah, tapi masih banyak belum memahaminya juga. Sering kali imperialisme dikaitkan dengan ‘penjajahan’.
Apa yang Dimaksud dengan Imperialisme?
Melansir buku “Sistem Belajar Semalam” terbitan Media Pusindo, pengertian imperialisme memiliki asal kata imperare atau imperium, yang artinya daerah pendudukan. Jadi, imperialisme adalah suatu perluasan wilayah kekuasaan, baik secara halus (ideologi, budaya, ekonomi) maupun secara paksa (kekuatan bersenjata) untuk kepentingan sendiri.
Sederhananya, imperialisme adalah politik untuk menguasai dunia hanya untuk kepentingan negara penakluk/penjajah. Adapun, imperialisme terbaru menjadi beberapa macam, yakni sebagai berikut:
Macam-macam Imperialisme
- 1. Imperialisme kuno, berlangsung dari zaman kuno hingga revolusi industri. Masa ini lebih menekankan pada perluasan wilayah melalui penaklukan yang dilakukan suatu negara terhadap negara-negara lain.
- 2. Imperialisme modern, masa ini terjadi setelah selesainya imperialisme kuno hingga akhir perang dunia II. Tujuannya didasari motif ekonomi, yaitu menguasai bahan baku industri sekaligus wilayah pasar hasil industri.
- 3. Imperialisme ultra modern, berlangsung setelah perang dunia II hingga sekarang. Mengapa bisa sampai sekarang ada imperialisme, hal ini karena dalam imperialisme ini menekankan pada penguasaan mental, ideologi, dan psikologi terhadap bangsa atau negara lain.