JAKARTA, iNews.id - Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, memberlakukan kebijakan khusus selama pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). Akses ziarah ke makam Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dan pendiri NU KH Hasyim Asy’ari dibuka selama 24 jam.
Kebijakan tersebut berlaku selama Muktamar NU yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, pada 27-31 Agustus 2026. Pembukaan akses ziarah selama 24 jam dilakukan untuk memfasilitasi para peserta, peninjau, serta tamu muktamar atau muktamirin yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.
Pada hari biasa, Pesantren Tebuireng memberlakukan jadwal ziarah dalam dua sesi. Sesi pagi dibuka pukul 08.00-15.00 WIB, sedangkan sesi malam berlangsung pukul 20.00-02.00 WIB.
Namun, selama pelaksanaan Muktamar NU, seluruh pembatasan waktu tersebut ditiadakan. Peziarah dapat berziarah ke makam para tokoh pendiri NU kapan saja selama 24 jam.
Mudir V Bidang Pendidikan Formal Pesantren Tebuireng, Achmad Roziqi, mengatakan kebijakan tersebut merupakan bentuk penghormatan sekaligus kontribusi pesantren kepada para nahdliyin yang ingin berziarah dan bertawasul di makam para muassis NU.