Pengusaha Ungkap Banjir dan Cuaca Ekstrem Buat Masyarakat Ogah Pergi ke Mal

Iqbal Dwi Purnama
ilustrasi masyarakat ogah pergi ke mal saat banjir dan cuaca ekstrem. (Foto: freepik)

Alphonsus menambahkan, secara musiman tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan memang cenderung melandai setelah libur Tahun Baru. Biasanya, kunjungan akan kembali meningkat menjelang perayaan Imlek dan Ramadhan.

"Setelah libur tahun baru memang biasanya melandai, nanti akan naik lagi menjelang Imlek dan Ramadhan. Tapi karena sudah hampir tiga minggu berturut-turut cuaca kurang baik, tentu itu juga berpengaruh terhadap kunjungan," jelasnya.

Jakarta Utara dan Barat Paling Terdampak

Berdasarkan pemantauan APPBI, wilayah yang paling terdampak adalah Jakarta Utara dan Jakarta Barat, disusul beberapa titik di Jakarta Selatan, terutama yang akses jalannya terendam banjir. Mengingat di wilayah tersebut juga tercatat paling banyak pusat perbelanjaan.

"Kalau aksesnya banjir dan tidak bisa dilalui, sulit untuk menghimbau masyarakat datang ke pusat perbelanjaan. Akses menjadi faktor utama," kata Alphonsus.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Megapolitan
24 jam lalu

Pramono Akui Jakarta Banjir Tiap Curah Hujan Tinggi: Kami Sudah Siap Tangani!

Megapolitan
1 hari lalu

Update Banjir Jakarta: 16 RT Masih Tergenang, Ratusan Warga Mengungsi

Megapolitan
2 hari lalu

Banjir Jakarta Belum Surut, 64 RT Masih Terendam Air

Megapolitan
2 hari lalu

Banjir di Underpass Mampang Surut, Kendaraan Sudah Bisa Melintas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal