Sehari setelah pertemuan itu atau pada Rabu (6/5/2026), lanjut dia, Bakom menggelar konferensi pers mingguan terkait Program Hasil Terbaik Cepat. Dalam agenda itu, sejumlah new media turut hadir bersama media konvensional.
Menurutnya, Bakom menganggap new media sebagai mitra komunikasi sebagaimana halnya media konvensional. Mitra dalam pengertian media membutuhkan berita dan pemerintah perlu menyampaikan informasi ke masyarakat.
Dalam konferensi pers tersebut, Kepala Bakom Muhammad Qodari sempat menyinggung masih adanya sejumlah persoalan yang perlu diselesaikan antara new media, Dewan Pers, dan media konvensional.
“Namun pandangan Bakom, new media perlu dijangkau agar dapat meningkatkan kualitas dan standar supaya produknya makin berkualitas. Penyebutan nama-nama new media dalam konferensi pers tersebut didasarkan pada dokumen yang diberikan oleh INMF kepada Bakom dalam pertemuan 5 Mei 2026 tersebut,” ucapnya.
Kurnia menilai, realitas media saat ini sudah sangat berubah dan berkembang dibandingkan 20 atau 30 tahun yang lalu. Dia mengatakan, terdapat setidaknya empat jenis media, yakni media konvensional, new media, media sosial, dan media DFK atau Disinformasi, Fitnah, Kebencian.