Penjelasan Istana soal Kabar Kesepakatan Tranfser Data Pribadi RI ke AS

Binti Mufarida
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO) Hasan Nasbi. (Foto: Binti Mufarida)

Hasan menyebut, tujuan kerja sama ini bersifat komersial. Dia pun memastikan data pribadi warga ini tidak dikendalikan penuh data ke pihak asing.

“Jadi tujuan ini adalah semua komersial, bukan untuk data kita dikelola oleh orang lain, dan bukan juga kita kelola data orang lain. Kira-kira seperti itu,” tuturnya.

“Itu untuk pertukaran barang jasa tertentu yang nanti bisa jadi bercabang dua, dia bisa jadi bahan bermanfaat tapi juga bisa jadi barang yang berbahaya seperti bom. Itu butuh keterbukaan data, siapa pembeli siapa penjual,” ujar Hasan.

Hasan menyatakan pertukaran data lintas negara dilakukan berdasarkan regulasi nasional.

“Jadi kita hanya bertukar data berdasarkan UU Data Perlindungan Data Pribadi kepada negara yang diakui bisa melindungi dan menjamin menjaga data pribadi. Itu juga dilakukan dengan berbagai negara, dengan Uni Eropa dan segala macam. Kira-kira begitu,” ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ini Kata Menkomdigi soal Kesepakatan Transfer Data Pribadi RI ke AS

57 tahun lalu

Senator Amerika Serikat Lindsey Graham Meninggal Dunia secara Mendadak

57 tahun lalu

AS kembali Serang Iran, Teheran Hujani Qatar hingga UEA dengan Rudal dan Drone

57 tahun lalu

Iran: Israel Tak Akan Luput dari Pembalasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal