Penyebab Gempa M5,2 Sumba Timur NTT, Ini Analisis BMKG

Binti Mufarida
Peta gempa bumi mengguncang Sumba Timur, NTT, Jumat (13/6/2025). (Foto: BMKG)

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa kali ini memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault). Artinya, kerak bumi mengalami pergeseran vertikal ke bawah akibat regangan, bukan tekanan horizontal seperti pada strike-slip fault.

Meski gempa tidak menimbulkan kerusakan besar, warga di daerah seperti Wanokaka, Lamboya, dan Laboya Barat melaporkan adanya getaran. Skala intensitas guncangan tercatat di level II-III MMI (Modified Mercalli Intensity) yang digambarkan sebagai getaran seperti truk besar melintas.

BMKG menyatakan bahwa hingga pukul 09.52 WIB, belum terdeteksi gempa susulan (aftershock). Namun, masyarakat tetap diminta waspada terhadap kemungkinan gempa lanjutan.

BMKG meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mempercayai isu-isu gempa lanjutan yang belum terverifikasi. Warga diimbau memeriksa struktur bangunan dan tidak tinggal di rumah yang retak atau berpotensi roboh.

“Pastikan bangunan tempat tinggal aman secara struktural sebelum kembali ke dalam rumah,” ujar Daryono.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
18 jam lalu

Waspada! Gelombang Tinggi hingga 4 Meter Ancam Sejumlah Perairan Indonesia 14-17 September

20 jam lalu

Gempa Terkini M5,2 Guncang Malang Jatim, Kedalaman 10 Km

1 hari lalu

Bibit Siklon Tropis 98W Terpantau di Laut China Selatan, Waspadai Dampak Cuacanya

2 hari lalu

Gunung Semeru Erupsi, Sebaran Debu Vulkanik Capai Malang hingga Lumajang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal