Perang AS-Iran Diprediksi Selesai 30 April 2026, Ini Penjelasan Pengamat

Tim iNews
Pengamat hubungan internasional Suzie Sudarman (foto: iNews)

Sementara itu, Mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier menilai, perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran belum terlalu berdampak besar bagi Indonesia. Dia mencontohkan, masyarakat tak perlu sampai panik dan ramai-ramai mengantre BBM di SPBU. Hal itu disampaikan menanggapi kekhawatiran pasokan minyak untuk Indonesia terganggu akibat perang Iran.

"Sekarang ini alhamdulillah harga tidak naik. Sebetulnya nggak perlu antre-antre juga kalau sekarang itu, suplainya masih oke," kata Fuad dalam acara yang sama.

Fuad mencontohkan, sudah ada indikasi kapal tanker Indonesia yang sempat tertahan bisa melewati Selat Hormuz lagi. Indonesia pun bakal kembali mendapatkan suplai minyak.

Dia menilai, kekhawatiran krisis yang ada sekarang masih hipotesis atau teori. Dia beranggapan Indonesia masih jauh dari krisis.

"Itu kan kalau, sekarang kan belum kejadian, itu kan masih hipotesis. Sampai sekarang ini belum kejadian. Saya belum begitu khawatir karena ini asumsinya, perang juga akan berakhir," ujar Fuad.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
10 jam lalu

Menkomdigi Pastikan Tak Ada Transfer Data Kependudukan Indonesia ke AS

Internasional
10 jam lalu

Serangan Drone Picu Kebakaran di Sekitar PLTN Barakah UEA, Tak Ada Korban

Internasional
14 jam lalu

2 Jet Tempur AS Tabrakan saat Pertunjukan Udara, Meledak Disaksikan Penonton

Internasional
19 jam lalu

AS Kirim Proposal Damai Baru Berisi 5 Poin Tuntutan ke Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal