Perang Dunia Ke-3 Terjadi, Gaikindo: Industri Otomotif Bisa Hancur

Muhamad Fadli Ramadan
Gaikindo khawatir tensi konflik geopolitik memanas berisiko perang dunia ke-3 meletus yang berdampak pada inustri otomotif. (Foto: AI)

"Jadi kita masih belum tahu, mudah-mudahan tidak terjadi perang yang lebih besar. Karena kalau sampai terjadi perang itu bisa-bisa perang dunia ketiga meletus. Kalau itu terjadi ya selesai lah sebetulnya," kata Nangoi.

Namun, Gaikindo meyakini peran PBB masih cukup besar dalam meredakan situasi yang sedang memanas. Apabila upaya damai tercapai, maka seluruh sektor terutama industri otomotif kembali berkembang.

"Tetapi kalau saya lihat harusnya PBB masih berperan, perdamaian masih bisa kita wujudkan. Kalau itu terjadi seandainya meleset pun 2 tahun ini masih agak sedikit tipis. Nah, yang membanggakan Indonesia agak jauh dari konflik-konflik tersebut. Ukraina dengan Rusia, Timur Tengah, India dengan Pakistan," ujar Nangoi.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
9 hari lalu

Industri Otomotif Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Mobil
14 hari lalu

10 Mobil Listrik Terlaris Oktober 2025, Penjualan Tembus Total 13.935 Unit!

Mobil
1 bulan lalu

Gaikindo Berharap Mobil Nasional Tidak Gagal, Bisa Gerakkan Industri di Indonesia 

Mobil
1 bulan lalu

Gaikindo Dukung Rencana Prabowo Bikin Mobil Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal