Perempuan Coba Terobos Istana Ternyata Pendukung HTI, Sering Unggah Propaganda Khilafah di Medsos

Antara
Perempuan bercadar dengan membawa senjata api jenis FN ingin menerobos  Istana Presiden, Jakarta Pusat, pendukung HTI. (Foto istimewa).

Calon pengantin yang ingin melakukan aksi teror di Istana Negara tersebut yaitu Dian Yuli Novi. Kemudian keterlibatan perempuan dalam aksi teror juga terjadi pada tahun 2021 saat Zazkia Aini menyerang Mabes Polri.

Nurwakhid menegaskan BNPT telah mewaspadai tingkat kerentanan perempuan untuk direkrut dan dijadikan sebagai pengantin oleh kelompok teroris.

Dalam jaringan teroris, perempuan tidak lagi menjadi aktor pendukung dan simpatisan, tetapi sudah diposisikan sebagai pelaku atau martir.

"Pemanfaatan perempuan dalam aksi terorisme memang tren baru khususnya yang dilakukan ISIS baik dilakukan dengan jaringan atau lone wolf yang tidak terikat komando dan jaringan," ujar dia.

BNPT telah berupaya meminimalisir keterpaparan perempuan dalam jaringan dan aksi terorisme, dengan cara melibatkan perempuan sebagai agen perdamaian. Kaum ibu harus diberikan pencerahan karena kelompok tersebut dijadikan salah satu sasaran potensial oleh jaringan terorisme.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
2 hari lalu

Istana Ungkap Alasan SBY Absen Upacara HUT ke-81 RI di Istana: Sedang Medical Check Up

3 hari lalu

Kapolda-Pangdam Terancam Dicopot jika Gagal Tangani Karhutla, Istana Buka Suara

4 hari lalu

Pendaftaran Upacara HUT ke-81 RI Diserbu 336.000 Orang, Istana Tambah Kapasitas Tempat

4 hari lalu

336 Ribu Orang Ikut War Tiket Upacara HUT RI di Istana, Cuma Segini yang Kebagian!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal