Perindo: Travel Warning Australia ke Indonesia Berlebihan

Aditya Pratama
Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri DPP Partai Perindo Wibowo Hadiwardoyo (kanan) bersama Ketua KPU Arief Budiman. (Foto: iNews.id/dok).

Menurut Wibowo, dengan adanya peringatan ini, dapat disimpulkan bahwa Australia yang diwakili oleh PM Scott Morrison mengambil sikap secara sadar dan terencana.

Namun sikap ini ambigu karena hanya sebatas mengakui, tanpa memindahkan Kantor Kedutaan Besarnya dari Tel Aviv, sikap yang oleh pihak oposisi dianggap tak perlu.

”Sebab, status Yerusalem nantinya akan ditentukan oleh pihak-pihak yang terlibat langsung, yaitu Palestina, Israel, dan badan-badan dunia,” kata dia.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
3 hari lalu

Prabowo bakal Bicara soal Pandangan RI saat Hadiri KTT BRICS di India

4 hari lalu

Indonesia Prihatin Konflik di Yaman Memanas, Serukan Upaya Diplomasi

6 hari lalu

Sekjen Perindo Hadiri Perayaan HUT ke-25 Demokrat, Ajak Semua Parpol Bangun Iklim Politik Kondusif

7 hari lalu

Pepabri: Indonesia Tersendat Jadi Bangsa Besar karena Banyak Kegaduhan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal