Peringati Tragedi 27 Juli, PDIP Tabur Bunga di Kantor DPP

Carlos Roy Fajarta
Peringati tragedi 27 Juli, PDIP gelar tabur bunga di kantor DPP (foto: MPI)

"Kita tahu peristiwa 1965 mengubah sejarah kita, dan sampai sekarang sisi gelap 1965 masih saja terjadi, dimana rakyat Indonesia karena intervensi kekuatan neokolonialisme dan imprealisme yang kemudian melengserkan Bung Karno dengan segala cara," kata Hasto.

Hasto mengurai rangkaian kisah yang memicu kasus 27 Juli. Ia mengungkapkan saat itu momentum yang sangat tepat ketika intervensi kekuasaan selalu hadir dalam peristiwa kongres PDI. Dari Asrama Haji Surabaya, katanya, kemudian hadirlah Megawati memimpin gerakan.

"Itulah momentum yang Ibu Mega sering ceritakan kepada saya, bagaimana sebelum kongres dibubarkan, beliau mengambil momentum   dan mengatakan secara de facto saya adalah Ketua Umum PDI. Itu lah cikal bakal perlawanan kekuatan arus bawah," ujar Hasto.

Hasto meminta tragedi 27 Juli terus diingat dan ditunut agar hukum ditegakkan. Setelah mengheningkan cipta sejenak para kader PDIP kemudian menyanyikan lagu Gugur Bunga. Setelah itu Hasto, Ribka bersama semua yang hadir menaburkan bunga di sekeliling Kantor DPP PDIP.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
All Sport
19 jam lalu

Olahraga Lari Ungkap Wajah Baru Samarinda, Kota di Kaltim Kian Ramah Pejalan Kaki

Nasional
4 hari lalu

PDIP Buka Suara soal Kabar Reshuffle Kabinet Prabowo

Nasional
4 hari lalu

Sejumlah Petinggi OJK dan BEI Mundur, PDIP: Menunjukkan Tanggung Jawab Moral

Nasional
9 hari lalu

PDIP Tegaskan Kapolri Harus Dipilih DPR, Tetap di Bawah Presiden

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal