JAKARTA, iNews.id - Hasil lembaga survei Indo Barometer menempatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan di urutan pertama sebagai calon wakil presiden (cawapres) 2019. Namun dikonfirmasi mengenai hasil survei itu, Anies enggan menanggapinya.
Dia hanya mengatakan, dirinya lebih mementingkan urusan membangun Jakarta daripada berspekulasi soal pencalonan sebagai wakil presiden. Menurutnya, dia mesti menjaga amanah yang diberikan warga Jakarta untuk memimpin hingga 2022.
"Baru mulai di Jakarta. Kita jalani (benahi dan fokus) untuk Jakarta," kata Anies saat ditemui di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (5/12/2017).
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini mengaku masih fokus menjalankan tugas menyelesaikan permasalahan Jakarta. Dia mengungkapkan, masih banyak permasalahan yang dikeluhkan warga.
"Fokus soal antisipasi banjir, dan membenahi semua persoalan," ungkapnya.
Berdasarkan hasil survei Indo Barometer untuk peluang dipilih sebagai cawapres, dari 1.200 responden yang telah menikah dan memiliki hak pilih, Anies berada peringkat pertama dengan jumlah 10,5 persen suara. Sementara di tempat kedua ada nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Gatot Nurmantyo masing-masing meraih 9,6 persen suara.
Sisanya ada nama Ridwan Kamil 5,4 persen suara, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) M Sohibul Iman 3,8 persen suara dan Puan Maharani 2,8 persen.