Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.511 per Dolar AS

Anggie Ariesta
ilustrasi mata uang rupiah (foto: Freepik)

Dari sektor riil, peningkatan penjualan ritel kendaraan bermotor pada Agustus yang menembus 83.422 unit atau tumbuh 7,7 persen turut memberikan sentimen positif tambahan bagi arus modal masuk (capital inflow).

Di sisi ekspektasi eksternal, apresiasi rupiah terbilang menarik lantaran terjadi di tengah eskalasi konflik geopolitik global di Timur Tengah dan Eropa Timur yang memicu lonjakan harga minyak mentah dunia jenis Brent hingga melampaui level 100 dolar AS per barel.

"Di sisi lain pun juga kita melihat bahwa kondisi harga minyak mentah yang sudah di atas 100 dolar per barrel, terutama dalam Brent crude oil, tidak melemahkan mata uang rupiah dalam perdagangan di sore ini. Ini cukup menarik karena pasar melihat data internal yang cukup bagus sehingga membuat pasar optimis arus modal asing kembali masuk ke dalam negeri," kata Ibrahim.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
1 hari lalu

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Buka Suara dan Pantau Pergerakan Kurs

4 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp18.080 per Dolar AS

6 hari lalu

Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambruk ke Rp18.022 per Dolar AS

6 hari lalu

BI Diproyeksi Kembali Tahan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal