JAKARTA, iNews.id - Siapa menyangka, pemerhati anak Kak Seto ikut terseret dalam fenomena buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans. Apa hubungannya?
Kak Seto dikenal sebagai sosok ramah anak, namun kini namanya dikaitkan dengan polemik buku Broken Strings yang menceritakan tentang kisah kelam Aurelie Moeremans. Di mana dalam buku itu, Aurelie mengaku menjadi korban child grooming hingga pelecehan seksual yang dilakukan oleh sosok 'Bobby'.
Warganet kemudian menguliti satu per satu sosok yang ada dalam buku itu, meski namanya telah disamarkan. Salah satu yang menjadi sorotan netizen adalah peran Komnas Perlindungan Anak kala itu yang dinilai tidak bertindak atas kasus yang dialami Aurelie.
Setelah ditelusuri, ternyata ibunda Aurelie sudah sempat melaporkan kejadian tersebut ke Komisi Nasional Perlindungan Anak yang dipimpin oleh Kak Seto. Namun pihaknya mengaku tak ada tindakan dari Kak Seto bahkan tak ada respons positif sekali pun.
Laporan tersebut diabaikan hingga akhirnya orang tua Aurelie mengumumkan ke awak media. Padahal mereka sempat berusaha selama berbulan-bulan menutupi kasus ini dari konsumsi publik.
Karena nama terseret dan publik kecewa terhadap tindakan Kak Seto, akhirnya pemilik nama asli Seto Mulyadi itu buka suara. Seperti apa pernyataannya? Baca beritanya sampai selesai.