Pertama dalam Sejarah! Dosen ITS Ini Jadi Penerima Habibie Prize Termuda

Puti Aini Yasmin
Dosen ITS, Naufan Noordyanto Penerima Habibie Prize Termuda dalam Sejarah (Dok. ITS)

Salah satu karyanya bahkan digunakan dalam konferensi perubahan iklim pada tahun 2021 di Skotlandia. Kemudian, di skala nasional karyanya pernah dipilih sebagai lima desain maskot terpilih dalam Pilkada.

Menurutnya, prestasi yang didapatkan ini merupakan hasil kerja keras bersama. Untuk itu, ia berpesan kepada para anak muda lainnya agar terus belajar dan berkarya mengembangkan teori, pengetahuan, dan visi-visi baru.

"Mari bersama-sama untuk terus mengharumkan nama ITS dengan cara apa pun di bidang kompetensi kita masing-masing, sehingga semakin banyak sivitas akademika ITS lain yang memperoleh rekognisi di tingkat nasional bahkan internasional," ujar Naufan.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Ingin Kampus Aktif Geluti Sains dan Teknologi, Bukan Tempat Adu Pertentangan

57 tahun lalu

Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia, Prabowo Gandeng Imperial College London

57 tahun lalu

Kisah Inspiratif Fulviana Berhasil Lulus Kedokteran UGM di Usia 20 Tahun, Ini Rahasianya

57 tahun lalu

Rahasia Siti Jadi Wisudawan Terbaik UPI: Konsisten Baca Jurnal 10 Menit Sehari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal